25

Office Hazard

Posted on Friday, July 26, 2013

Di postingan ini dengan tumben-tumbennya saya mau ngomongin tentang kesehatan..

Di mulai dari cerita bos dan mama saya yang akhir-akhir ini sedang ketiban penyakit aneh. Kenapa aneh? ya soalnya ini bukan penyakit karena virus tapi penyakit tulang yang disebabkan kelamaan duduk!

Mungkin sebagian dari kalian gak sadar kalo kerja kantoran itu juga bahaya loh bagi tubuh kita. Bos dan mama saya dua-duanya dari muda selalu kerja di kantor yang tidak membutuhkan banyak aktifitas gerak. Memang efeknya gak secara langsung seperti orang yang kerja di lapangan (kena panas matahari lah, kena polusi lah, bahkan ada kemungkinan kejatuhan barang / kesetrum kalo kalian kerjanya di bagian konstruksi kayak Tomo *amit-amit-amit-amit*). Secara kita gak sadari, duduk kelamaan dikantor itu bahaya juga loh.

FYI, ini saya tulis berdasarkan pengamatan saya loh, jadi gak belom di support sama research dan penelitian panjang. Kalo ada yang salah mohon dimaafin yah :)

Back pain
Sudah berbulan-bulan ini bos saya mengeluh kalau punggung bawahnya sakit. Akhirnya pergilah dia ke dokter tulang dan dokter bilang kalau tulang belakangnya miring. Jadi belakangan ini dia bawa bantal buat ganjelan punggungnya. Saya sih sudah kasih ide untuk beli lumbar support.. Eniway kalo kerja di kantor duduknya yang rapih yaa kayak gambar dibawah biar 10 thn lagi gak jadi miring/melengkung tulangnya.

PS. Akhir-akhir ini saya merasa serba salah duduk nih. Gara-gara perut yang mulai gede dan kaki juga mulai mengembang, jadi kalo duduk kaki lurus kayak gambar diatas kan pegel ya, mau disilang kok ni paha gede banget jadi gak nyaman. Mau senderan kok jauh banget jadinya bahu sama keyboard. Mau duduk tegak kok perutnya ketekuk... jadi bagaimana solusinya? blom ketemu! ada ide? :D

Tangan kesemutan
Pertamanya tangan mama saya sering kesemutan tapi hanya yang sebelah kanan. Terus lama-lama jadi lemes dan gak bisa angkat barang berat. Jangankan berat kayak buah sekilo ya, dia angkat air penuh segelas aja gak bisa. Setelah ke dokter katanya ada urat kejepit di bagian bahu yang deket sama leher. Jadi harus fisiotherapy 10x dan pake cast di lehernya. Udah kayak abis kecelakaan dimana aja gitu kan pake cast.. Usut punya usut ternyata yang menyebabkan kejadian itu adalah gara-gara keseringan duduk dikantor dengan tangan kanan aktif di mouse. See, lagi-lagi gara-gara duduk yang kurang bener.

Bunion / Hallux Valgus
Happened to my mom very recently dan ternyata udah sering kejadian sama kaum wanita (apalagi artis); sedangkan saya baru tau kalau ada penyakit kayak gini. Jadi Bunion itu disebabkan oleh terlalu sering pemakaian sepatu berujung lancip. High heels itu biar sexeh kan ujungnya lancip-lancip yah, nah itu ternyata berbahaya sodara-sodari. Bukan karena heelsnya yang tinggi, tapi karena ujungnya. Lama kelamaan jempol kaki atau kelingking kaki bisa membelok ketengah dan nabrak jari ditengahnya. Tulang telapak kaki jadi bengkok ketengah dan itu sakit!


Solusinya?
Sekarang mama saya udah gak boleh pake sepatu berujung lancip lagi. Awalnya ganti sepatu ke sepatu "suster" alias sepatu "bakpao" alias sepatu yang berujung bulet. Tapi lama-lama ujung jempol yang bengkok itu kalau disentuh sakit, jadilah sekarang dia ke kantor pake sendal terbuka. Sedih deh gak bisa pake sepatu lagi... Dan parahnya sekarang jalannya sedikit gak balance karena tulang telapaknya kan bengkok. Jadi kalau jalan harus hati-hati, kalau buru-buru bisa kesrimpet sama kaki sendiri.

Berhubung belum terlalu parah jadi masih bisa pake support untuk memisahkan jempol sama telunjuk (belinya di AceHardware merek Dr. Kong). Tapi kalau sampe parah mau gak mau harus dibedah >_<
Untung ketauannya pas belum bengkok-bengkok amat.

See ladies, please choose your shoes wisely. Keren sih keren, tapi kalau bikin sakit buat apa?

Images from here and here.

28

You will never know how it feels...

Posted on Monday, July 8, 2013

Dulu, saya gak pernah ngerti kenapa ada ibu yang mau-maunya ngorbanin nyawanya untuk anak di kandungannya. 

Misalnya gini, kalo di film-film atau sinetron, di awal cerita kan suka ada prolog dimana dalam melahirkan dihadapkan oleh dua pilihan: menyelamatkan ibu atau menyelamatkan anak. Dan biasanya, selalu si anak yang diselamatkan. Saya pikir, ih ngapainn ya relain nyawa buat anak yang toh masih gak tau apa-apa dan gak bakalan inget apa-apa. Kan kalo ibu yang hidup bisa bikin anak lagi, gampang...

I really-really have no idea that time how it feels to love a child, even when s/he's not even born... 

... until now.


Selalu, setiap saya pertama kali baring di meja dokter langsung saya merasa takut. Merasa kalau nanti ditemukan suatu penyakit, atau bayinya tidak berkembang, atau kepalanya ada dua *terlalu extreme?*

Kemarin saya cek up 20 weeks
Bayinya sehat, semua anggota badan lengkap dan ukurannya normal.Lega...

Lalu dokter memberi tahu kelaminnya: Perempuan.

Excited? NGGA!

Saya TAKUT!

Takut karena kalau anak perempuan kan harus extra dijaga. Takut nanti dia digodain abang-abang. Takut kalo dia diapa-apain dijalan gak bisa menjaga diri. Pokoknya serba takut deh. 

Pikir saya, kalo cowo kan lebih enak, ga mungkin digodain mas-mas dijalan. Kalo takut dirampok tinggal les-in aja dia karate (cewe juga bisa les karate sih, tapi ya kalo dia mau..)

Langsung saya teringat jaman-jaman SMA/kuliah dimana saya selalu ngomel-ngomel karena papa dan mama saya yang (menurut saya waktu itu) overprotektif-nya lebay. Setiap kali pergi sama temen pasti di telp / di cek. Ditanya dari A sampe Z: mau kemana, mau ngapain disana, sama siapa aja, dan pulang dan pergi kalo bisa dianter. Gak boleh naik taksi sendirian, boro-boro angkot. Alasannya cuma 1: Bahaya.

DANG!

Rasanya seperti di tabok pake sarung tinju.

Now I feel the same about my unborn baby!!!

Belum lahir aja saya udah takut dia kenapa-napa. Apalagi nanti kalo udah lahir???

Akhirnya saya mengerti kenapa papa mama saya extra-overprotektif. Apalagi saya anak satu-satunya perempuan...

Apakah saya akan seperti papa mama saya yang overprotektif nantinya walopun dengan konsekuensi disebelin sama si anak? YA!

MASA BODO deh mau dibenci dan berantem sama anak, yang penting si anak AMAN!

***

*ngetiknya sambil melow-melow dengerin lagu If I Could by Celine Dion*


"If I Could"

 If I could
I'd protect you from the sadness in your eyes
Give you courage in a world of compromise
Yes, I would

If I could
I would teach you all the things I've never learned
And I'd help you cross the bridges that I've burned
Yes, I would

If I could
I would try to shield your innocence from time
But the part of life I gave you isn't mine
I've watched you grow
So I could let you go

If I could
I would help you make it through the hungry years
But I know that I can never cry your tears
But I would
If I could

If I live
In a time and place where you don't want to be
You don't have to walk along this road with me
My yesterday
Won't have to be your way

If I knew
I'd have tried to change the world I brought to you to
And there isn't very much that I can do
But I would
If I could...
Oh baby... mummy wants to protect you
And help my baby through the hungry years

It's part of me
And if you ever... ever need
Sad shoulder to cry on
I'm just someone to talk to
I'll be there... I'll be there

I didn't change your world
But I would
If I Could! 

*tuh kan jadi berlinang air mata sendirian*

*huaaaa jadi nangis beneran dehhhhhh*

*yak jam makan siang udah abis, mari kerjaaa*

20

Normal gak sih?

Posted on Thursday, July 4, 2013

Kalo memasuki 5 bulan kandungan berat saya baru nambah 5 kg?

Temen-temen banyak banget yang bilang kalo perut saya kok masih kecil banget? gak keliatan kalo hamil boro-boro 5 bulan... (makanya saya gak mo pajang foto, wong belum keliatan bump nya)

Sedangkan teman saya yang umur baby nya lebih muda 2 minggu dari saya timbangannya udah naik 9 kg dan di foto kelihatan banget kalo perutnya maju.

Saya was-was loh, ini baby ukurannya normal gak ya? berkembang normal gak ya? kok ukuran perut saya segitu-segitu aja?

Rencana mau ke dokter hari senin kemarin batal gara-gara dokternya cuti dongggg. Padahal Tomo pulang cuma 4 hari: minggu - rabu, rencananya kan sengaja ngundur biar Tomo bisa lihat anaknya di USG, ehhh gak taunya cuti =( Terpaksa cek-up diundur jadi hari sabtu besok deh.

Upsidenya saya sudah bisa merasakan baby kicking. Rasanya masih samar sih, belum begitu jelas, tapi merasa ada sundulan kecil di perut bagian bawah. Kalo gerakan lambung kan di bagian perut atas ya? Eh tapi kadang-kadang kerasa gerakan juga diatas puser. Gak tau deh, ibu newbie nih hehe..

Terus kita lagi sibuk mau urus KTP dan KK. Berhubung Tomo bukan warga Jakarta jadi dia harus pindah dulu ke status warga Jakarta. Kemarin sempet ngurus SKCK (surat kelakuan baik) dari polisi dan diminta bayar 100 ribu (normal kah? padahal setau saya harusnya gratis dehhhh) terus sempet ngurus ke lurah diminta bayar lagi 50 ribu (ini juga gak jelas buat apaan secara dia cuma keluarin 2 lembar form + cap lurah). Seterusnya disuruh ke kantor catatan sipil buat dapetin nomor NIK lanjut ke lurah lagi buat jadwal bikin e-KTP. Tapi di kantor catatan sipil itu yang antri banyak banget dan yang ngurusin cuman 1 orang -_-" belum lagi kayaknya banyak calo nya yang nyelusup antrian
 *Pak Jokoo, Pak Ahooooookk gimana iniiiiiii???*


Yah, semoga nanti KTP nya jadinya cepet deh, gak kayak dulu nunggu sampe 3 bulan baru jadi.

Dan semoga memasuki bulan ke 5 Baby Jee sehat-sehat selalu :)

2

Paw It Forward - The Berry Story

Posted on Friday, June 28, 2013


Hello, my name is Berry and I am 3 years old.

People often mistaken me for a boy because of my name, but I'm A GIRL!

I used to be a very scared little girl and I am still.

Why, you asked? 

Let me tell you. Have you ever been born as the unwanted kid? My mom got married by accident with the neighbor's very handsome Puddle, my dad of course. When the owner knew that my mom is pregnant they were really surprised because in the house they already have 3 dogs.

When I was born I have 3 siblings. They all having white fur, very pretty like my mom and dad. 
PS. My mom is a Shih Tzu

Can you imagine how pretty and cute the other kids are?

But me? I am the only one grey!

They all scolded me for being the ugly duckling.

When they eat I was the only one last. After they finished, then I will eat. Oh, did I mentioned that I also got really sick that they have to hospitalized me?

I used to be this angry to everyone

After 3 months, the owner decided that they cannot handle too many dogs in the house so they gave away my siblings.

Guess what? Nobody picked me!

Until I was about 6-7 months old, finally came my current owner.

I was scared. I was barking like crazy. I let no one touched me. 

But this owner insisted to take me (I don't know why) so they took me. 

Apparently they just lost a dog to a dog-thief. Guess what? I was the only dog there! They treated me like princess (even tho' they were trying to change my name to Cherry so it will be girly-like.. Eek, I don't want to)

They treated me with kind and gentle. I have so many food that I don't have to share. 
Best of all, they took me to saloon every now and then. I feel very pretty ^_^

Now I am really happy :D

But I still take extra cautious with stranger. I still don't trust them (especially boys which reminds me of that doctors who gave me injection when I was hospitalized). So I'm sorry if I still barks a lot and afraid of thunder. After all I am just a small dog...

Pleaseeeeeee help my friends who are stranded in on the street and shelter. I know how it feels to be the ugly one, the unwanted one. So help them, and you'll make them and me happier than ever :)



Oh and I heard this is a photo competition and a dog named Dexter will pick the winner? Here let him see my face in close up so he can smell my nose. Hope to Win ^_--

Sorry a little bit blur
 
Cheers,
Berry

***

Postingan ini selain untuk create awareness of pet adoption, juga ditujukan untuk ikutan give away-nya Mbak Erlia - Paw it forward give-away
Semoga menang ^_^

29

Nyalon yuk

Posted on Tuesday, June 25, 2013


Jadi wiken kemarin saya gunting rambut super puendek gara-gara cape ngurusin rambut pas lagi hamil begini. Temen saya pada nanya, kenapa sih orang hamil pada gunting pendek? let me tell you ya, masuk kamar mandi is a battlefield untuk saya. Entah kenapa ini baby gak suka mandi. Boro-boro keramas, mandi biasa aja pasti bawaannya eneg pengen huek-huek. Jadi terlantar lah rambut indah saya yang alhasil muncul ketombe dan rontok >_<. Plus katanya nanti habis lahiran gak boleh keluar rumah 40 hari kan? berarti gak boleh nyalon kan? dan katanya abis lahiran jadi tambah rontok (bener gak ibu-ibu?)

Eniway, postingan ini bukan guntingan rambut yang mau saya bahas melainkan tingkah laku orang di salon.

FYI, biasanya saya ke salon ini yang cabang TA nemenin Tomo. Eh iya dasar Tomo ya, waktu pacaran kan rambut dia jelek banget *jahat banget gw*, jadi saya bawa dia ke salon mahal maksudnya biar keren dikit gituu jadi pacar saya *gayaaa*. Ehhh dia malah ketagihan dong, sekarang dia gak mau ke salon biasa-biasa aja, maunya khusus di salon itu doang. Setelah nikah yang ada saya merasa menyesal (sedikit) karena harga nyalon dia lebih mahal daripada saya dan dia tetep kekeuh gak mau pindah salon -_-“.

Eniwayyyyyyy back to the story, kan salonnya di TA yah jadi orang-orangnya ya biasa aja lah ya. Nah kemarin saya gaya nih, gak mau ke TA tapi maunya gunting di PS. You know lah ya masyarakat PS kan lumayan high-class.. jadi lucu aja ngeliatin orang-orang yang sliweran di salon situ.

Tante 1.
Kondisi baru dateng lagi nunggu mau dikeramasin.
T1 : Mbak-mbak… ada OB gak OB?
Gak lama OB dateng
T1 : Mbak tolong beliin saya 2 bakmi GM ya”

Saya : Hee? Sejak kapan ya OB salon bisa disuruh beliin bakmi GM? Oooo.. ternyata kalo salonnya’mahal’ OB salon pun bisa jadi OB pribadi kita toh? Besok-besok saya mau minta diantriin tiket bioskop bisa gak yaa?

***

Tante 2.
T2  : Hari ini sepi ya mas
HD : Iya bu, kan hari ini jalanan mau di tutup
T2  : Ohh iya iya.. mas kalo kesalon tuh harus setiap 2 bulan ya.. kok saya bla blab la *nyerocos bawel*… Eh tapi nanti jalan ditutupnya sebentar kan? Paling sampe jam 6?
HD : Justru jam 6 baru ditutup bu, kan ulang tahun Jakarta
T2  : Ooh.. emang ada apaan?

Saya: eh gubraaaaak, kemane aje buuuuuuu sampe gak tau hari muda mudi? Udah heboh dari tadi pagi kali di TV, Koran, Internet, dll…
Dalem ati: kasihan cakep-cakep kuper…

***

Mbak-mbak 1.
Yang ini sih gak kenapa-napa. Cuma saya denger aja dia mau digunting sama “terserah siapa aja”. Jadilah dia digunting sama tante-tante. Entah ya tapi stereotype saya kalau tante-tante itu gunting rambut kurang OK. Rambutnya si tante aja keriting-keriting indomie gitu, gimana mau gunting rambut orang?
Eh ternyata dong, pas udah jadi ternyata OK juga. Dan pas bayar -kebetulan dateng dan pulangnya bareng- harganya 2x lipat dari hairdresser pilihan saya dongggg alias salah satu top hairdresser disitu!
Lucunya dia kasih tip setengah dari tip saya, mungkin sama shoknya kali ya ngelihat harga hairdressernya hahaha…

***

PS.
Kalo ada yang nyalon dan pernah bertingkah laku kayak gitu maaf-maaf ya... mungkin saya aja nih yang norak karena gak pernah nyalon di tempat orang-orang high class hehe..

20

Dua bayi lagi

Posted on Monday, June 3, 2013

Kayaknya kehidupan saya sekarang ini kok berkutat di sekitar kehamilan ya. Selain sekarang banyak banget blogger yang lagi hamil / baru punya anak, eh dalam seminggu kemarin saya dapet kabar kalau ada 2 orang lagi yang hamil.

Pertama adalah berita heboh dari cici sepupu saya yang hamil LAGI. Jadi ini cici anaknya udah 2 (kelas 3 dan kelas 6 SD), dan tau-tau dia hamil lagi dong. Lucunya pas dia tau dia hamil dia langsung nangis-nangis semingguan gak kering-kering tu air mata. Katanya "gw udah 40.... udah full rencana tahun ini... haduuhh takut niiii dibelek lagiiii..." 

Maksudnya umur dia udah 40, dan kalau sampai harus hamil lagi kan cape ya bo. Apalagi dia udah diet ketat pake acara tusuk jarum segala biar bisa kurus. Pas sekarang udah kurus harus merelakan bodynya melendung lagi. Belum lagi tahun ini rencananya dia mau pergi ke Thailand dan Korea di akhir tahun, which means now she has to say goodbye to those plans. Padahal dia udah excited banget mau ke Korea. Dari awal tahun udah nanyain saya di korea dingin ngga.. dan sempet pengen pinjem baju dingin saya. 

Terus dia juga bingung kenapa bisa hamil soalnya selama ini dia selalu pake protection kalo berhubungan (dia menyalahkan si dur*x). Adik cewenya yang sekarang udah  punya 2 anak juga langsung terkiprit-kiprit bilang kalau ia mau di steril aja daripada kejadian kayak cicinya. Kalo banyak orang cerita pake spiral dan tetep kebobolan, nah ini lagi pake kondom teteeeup bisa kebobolan juga -_-".

Selama ini saya santai-santai aja soalnya anak pertama. Kalo kebobolan yah syukur.. ngga bobol juga syukur... Tapi kalo dipikir-pikir kalo udah punya anak banyak dan disuruh hamil lagi, males juga yaaa..

Berita kedua dateng dari BFF saya. Bukan dia, tapi istri adiknya yang hamil. I don't know whether to congratulate her or what, soalnya dia sempet patah hati terus dilompatin nikah sama dede-nya, eeh tau-tau sekarang dede-nya udah mau jadi papa dongg... (plus barusan dia dapet undangan dari mantannya yang mau nikah di bali, alamaaakk!) Gak tau deh apa rasanya kalau saya jadi dia *tiba-tiba bersyukur jadi anak tunggal jadi gak bisa dilompatin*.

Ada yang mau nambah berita kehamilan lagi? hehe..

Sebagai penutup saya mau pamer foto USG Baby Jee yang lagi nungging :D


19

Akhirnya sepi

Posted on Friday, May 31, 2013

Ok saya mau update tentang postingan Doa dan Toa saya yang kemarin. 

Sejak beberapa hari kemarin saya cukup kaget karena tidak lagi "diperdengarkan" oleh suara Toa dari mesjid sebelah yang mengganggu. Sekarang saya cukup mendengan suara adzannya tapi tidak lagi mendengar suara pengajian dan ceramahnya. Memang kalo saya berdiri di balkon suara itu sayup-sayup terdengar, tapi mereka sudah tidak menggunakan Toa lagi.

Saya pikir ini pasti karena banyak orang yang terganggu seperti saya, dan waw pengurus apartemen saya berani juga ya menegur mereka..

..sampai pagi ini saya menemukan artikel tentang hal ini dari Wakil Ketua Umum Harian Dewan Masjid Indonesia, Masdar Farid Masudi:
 
Masdar mengingatkan pengeras suara masjid mestinya digunakan untuk kepentingan tertentu, seperti buat mengumandangkan azan. Sedangkan ceramah atau pengajian suaranya terdengar hingga luar masjid bisa mengganggu orang lain. 
Pakai pengeras suara dalam masjid juga bisa. Orang di bagian kanan kiri masjid juga bisa mendengarkan khutbah. Jadi jangan memaksa orang tidak berkepentingan mendengarkan. Biarlah itu bagi orang memang siap mendengarkan. Tempat ibadah agama lain juga tidak menggunakan pengeras suara luar seperti itu.
Amen to that.

See, bukan saya yang keterlaluan kan? :p

Gimana mesjid di sekitar kalian?