2015

8

22 Desember 2015

Posted on Wednesday, December 23, 2015



Hari ini adalah hari ibu, 3 hari lagi menuju natal, 2 hari lagi menuju liburan akhir tahun. Liburan natal tahun ini membuat saya cukup excited karena dapat undangan natal, sekaligus pesta ulang tahun keponakan.

Hari natal memang identik dengan acara ngumpul-ngumpul di rumah om. Disana biasanya anak-anak kecil akan dapat banyak sekali kado dari para orang tua dan saudara yang lain. Istilahnya tuker kado, tapi kadonya buat anak.

Saya mengajak teman sekantor untuk makan sekaligus untuk shopping ke mall dekat kantor. Untungnya teman juga tertarik dengan ajakan shopping saya. Toh, menjelang libur begini kantor sudah mulai sepi. Rasanya sudah mood liburan saja.

Pergilah kami ke mall, cari makanan cepat saji, lalu shopping time! Teman saya mencari jeans sedangkan saya mencari kado buat suami serta ibu saya. Saya pikir, kalau dapat hari ini bisa saya jadikan kado untuk hari ibu.

Ternyata 1 jam itu terlalu singkat untuk belanja (ya iyalah ya), tapi cukup untuk saya menemukan satu baju yang bagus dan sepertinya akan membuat suami ganteng saya tambah ganteng :p. Cepat-cepat saya bayar ke kasir, sementara teman saya masih muter-muter mencari jeans.

Gak lama setelahnya kami turun ke lantai dasar, menemukan bazaar sepatu dan tas. Sayang, tidak ada yang berkenan di hati.

Jam di handphone sudah menunjukan pukul 2. Terlambat 1 jam dari selesainya jam istirahat makan siang. Kami melihat antrian taxi sudah panjang. Akhirnya kami memutuskan untuk naik angkot saja biar lebih cepat.

Sampai di kantor, untungnya tidak berpapasan dengan bos. Gak lama setelah duduk, hidung saya meler...

Aneh, karena sebelumnya saya tidak pilek sama sekali, hanya sedikit gatal di tenggorokan. Pilekpun berlanjut sampai setelah saya pulang ke rumah, dan sampai hari ini.

Hhh... mau liburan kok malah flu...

Saya bukan tipe yang suka makan obat. Jadi saya memutuskan tidak perlu ke dokter minta obat, banyak-banyak minum air putih dengan perasan lemon saja. Serta minum segelas air madu tadi pagi.

Semoga flu nya cepat pergi sehingga tidak mengganggu liburan natal besok.

Pada kesempatan hari ini saya ingin mengucapkan Selamat Natal buat yang merayakan dan Happy Holiday untuk semuanya =D

18

Sushi Rakyat

Posted on Friday, December 11, 2015


Perdana nih saya nulis review untuk makanan! Selama ini karena terlalu napsu untuk langsung makan jadi gak sempet foto makanannya, lol.

Berhubung ini sushi mau dibagi ber-8, dimana satu orang dapat satu sushi, dan takut ntar bingung makan yang rasa apa, akhirnya saya foto-foto aja sushi beserta tipe sushinya. Jadi sambil nyuap sambil lihat foto yang menandakan sushi apa hihi...

Sesuai namanya, kalau makan sushi ini tolong dan please, JANGAN DIBANDINGKAN DENGAN SUSHI TE*!

Ya ada harga ada rupa lah. Sushi Rakyat ini harganya berkisar di 18.000 s/d 38.000 per porsi (8 piece). Makan kenyang 8 pcs cuma bayar 35.000 per orang. Dompet happy, hehehe...

Yuk dilihat 8 sushi apa saja yang kami pesan..
(Maapkeun sebagian foto yang burem. Sambil moto sambil diburu-buru sama temen se-geng karena sudah pengen dimakan) *alesan, padahal masih pake HP butut*

Skin Salmon with Cheese

Crazy Salmon

Tempura Roll

Salmon Meletus

Sushi Ranjau Melotot

Dragon Ball

Fish Roll with Tobiko

Hot Spicy Chicken
Soya sauce, Wasabi, dan Tempura crumb
Predict?

Rasanya kok sama semua yahhh. LOL

Jadi pas makan di awal, saya langsung hap-hap aja seutuh-utuhnya. Setelah 2-3 suap, lah ini kenapa rasanya sama kabeh?? lol.

Ternyataaaaa, ini rasa mayonese semua! Yup, as you can see, mayonesenya terlalu banyaaak kakakkkk..

Setelah saya pisahkan sushi dari mayonesenya, baru deh kerasa kalo di dalemnya ada salmon, ada keju, dan yang paling bikin merem melek.. Sushi Ranjau Melotot! Asli, di dalemnya itu ADA SAMBELNYA! Sambel yang di ayam goreng itu lohh. Asli sempet bikin saya cegukan :p *warning: emang sayanya yang sedikit cupu kalo makan sambel*.

Yang kurang itu adalah wasabinya. Baunya sih wasabi, tapi kok gak ada rasa pedes wasabi sama sekali yaaaa...

Ya, kalau menurut saya boleh lah dicoba pas akhir bulan dan ngidam makan sushi :P

Sesuai namanya, Sushi Rakyat, harganya merakyat, lidahnya pun disesuaikan dengan lidah orang indonesia yang suka banget sama mayonese, saos sambel, dan sushi mateng :)

Sushi ini kayaknya baru bisa pesan online. Saya pesan di www.sushirakyat.com
Webnya enak, tinggal klik2 aja, dan bayarnya COD. Sayang, pesennya kok harus sehari sebelumnya yaa...

35

Happy 2nd Birthday Grace!

Posted on Wednesday, November 25, 2015



Kalau orang bilang gak kerasa, nyatanya ya benar gak kerasa.

Anak yang tahun lalu belum bisa jalan, sekarang sudah lancar jalannya malah sudah mulai bisa lari.

Yang tahun lalu baru bisa bilang “papa”, sekarang sudah bawel banget dan sudah bisa bertanya “apa?”.

Yang dulu masih makan nasi lembek, sekarang apa juga dimakan sama dia. Kalau dibilangin gak boleh, bisa bales ngomong “Grace mau coba”. Kalau dibilang pedes, bisa majuin mulutnya manyun.

Kalau tahun lalu belum tau apa-apa, sekarang sudah bisa request jalan-jalan, mau ke mall, mau liat fish, mau belanja. Sepulang abis jalan-jalan, kalau belum puas, bisa mencari-cari alasan bilang “sabun Grace abis”, “susu
Grace abis”, intinya mau ngajak ke supermarket, tempat favoritnya.

Kalau dulu tidurnya susah harus ditimang-timang sampe mama keseleo, sekarang tinggal dikasih nonton lagu di iPad atau puterin video Grace sampe anaknya bobok sendiri.

Kalau dulu selalu kebangun 1x buat minum susu, sekarang juga teteup masih kebangun subuh-subuh buat pindah ke ranjang mama-papa terus minta susu.

Tahun lalu kalau dikasih HP dicuekin, sekarang bisa minta HP buat “do-mi-do-mi”. “Do mi do mi” disini maksudnya dia mau ketik-ketik, terus mainan voice recording di Whatsapp. FYI, keyboard dianggapnya sama kayak piano kali ya, jadi do mi do mi.

Kalau dulu di Gereja gak betahan dan suka rewel, sekarang mulai ngerti dan suka ngikutin. Bisa nyanyi Bapa Kami beberapa bait pertama, suka nyanyi Anak Domba Allah, dan suka ikut-ikut angkat tangan dengan posisi telapak tangan berdoa, berlutut, dan nunduk. Kalau di rumah juga sering pura-pura antri minta berkat, tarik tangan kita minta tanda salib di dahi. Juga sering pura-pura dianya yang kasih berkat. Yang dikasih berkat ya semua bonekanya yang pura-pura antri. Lalu dia akan bilang “tatitus” yang maksudnya “Berkat Kristus” =D

Tahun lalu mainan favoritnya adalah masak-masakan. Tahun ini? Teteeeep masak-masakan (semoga nurunin bakat kungkungnya suka masak). Plus sekarang sudah kenal sama play dough. Jadi masak-masakannya tambah mantab karena pake play dough. Tinggal kitanya aja yang pinter-pinter cari ide mau bikin play dough kreasi apa. Serius deh, pertama kali pegang play dough saya bingung mau bikin apa. No idea. Sekarang sih, berkat latihan jadi lumayan hahaa..

Ulang tahun ke dua tahun ini rencananya hanya makan-makan keluarga saja, perkiraannya sih gak lebih dari 10 orang. Ternyata, keluarga suami saya buanyaaaaaaak ajaah. Total yang datang kemarin adalah 24 orang, termasuk keluarga dari Bandung dan Semarang. Senang ya, ternyata banyak orang yang sayang sama Grace sampe bela-belain datang dari jauh ^_^

Kita makan di restoran Korea dengan alasan saya dan suami doyan banget masakan Korea. Grace juga bisa makan sup bulgoginya.

Kuenya saya beli di Baskin Robbins, which is a very good idea, karena setelah makan semua orang kenyang banget dan kalau harus makan kue bolu lagi bakalan jadi eneg dan gak abis. Kalau es krim kan pasti perutnya beda ya. Akhirnya abis-bis sampe rebutan. Lol.

Dekorasi kuenya saya cuma pesen figurine Nemo karena Grace suka banget sama fish (walopun gak suka nonton Nemo, atau film apapun). Eh, pas lihat kuenya dan mau ditaroin Nemonya di atasnya, anaknya malah ngomel bilang gak mau. Mungkin dia bingung ya, kenapa figurinenya gak kasih ke dia malah di taro diatas kue lol.

Overall, acaranya sukses, Grace dapet banyak kado dan angpao (yang ini mama-papanya yang happy), anaknya pulang dengan bahagia nenteng belanjaan sepatu baru yang langsung dipake saat itu juga.

Semoga Grace selalu bahagia, sekarang, kedepan, dan selamanya ^_^

07 AM. Masih di dunia mimpi
Akhirnya bangun setelah dicolek-colek mamanya :p. Tangan kirinya bikin angka 2 loh. Yes, Grace udah bisa bikin peace sign! (walaupun baru tangan kiri, tangan kanannya belum bisa :p)
Sudah cakep nih siap mau makan makan :D
Kok belum pada dateng yaa...
Tenang, ntar juga pada dateng kok.. Grace grogi ya? kok tegang amat gitu sihhh
Kalo gitu selfie dulu deh sama mama :D
Foto dulu sama kue dengan dekor seadanya. Kayaknya lilinnya lebih gede dari kuenya, sampe tulisan Happy Birthday Grace nya gak kelihatan :p
Kiss kiss
Kemudian selfie lagi. lol.
Selesai makan diajak Bobo dan Kungkung belanja. Grace udah bisa milih loh mau apa. (disini kelihatan ya kalau bajunya masih kegedean banget, hehe)
Memandang bobonya dengan tatapan penuh arti. Akhirnya dibeliin deh sepatu dan boneka doggy =D
We all love baby Grace!!!

15

Pindah rumah?

Posted on Wednesday, November 18, 2015

Dua bulan terakhir saya dan keluarga terpaksa harus hidup nomaden, alias pindah sana pindah sini, gara-gara rumah yang sebelumnya saya tinggalin mau di renovasi.

Awalnya saya pikir mau cari apartemen yang dekat dengan rumah lama saya. Tapi setelah survey harga dan tinjau lokasi, kami tidak menemukan yang pas di hati. Apartemen yang baru harganya selangit, bahkan ada yang pake dollar (?!!!). Apartemen yang harganya bersahabat gedungnya sudah kusam dan dalamnya gelap #parno.

Akhirnya, kami ingat kalau apartemen keluarga lagi nganggur. Apartemen ini memang baru selesai disewa karena sebentar lagi mau dipake sama adek ipar. Pas banget kan timingnya. Minta persetujuan bonyok dan adek ipar, akhirnya pindahlah kami ke apartemen itu.

Gimana rasanya kembali tinggal di apartemen? Wah jangan ditanya deh. Beda banget! Kalau dulu kami happy-happy aja berdua, sekarang ber4 rasanya sumpek banget! Grace yang biasanya bisa lari kesana kemari, disini malah mentok kesana kemari. Akibatnya anaknya jadi gak betah di apartemen dan minta jalan-jalan keluar terus. Ya kalau ada saya sih, saya temenin main keluar, jalan-jalan ke indomart beli barang yang gak penting biar anak seneng. Nah, kalo pas berdua sus gimana? Saya sih melarang keras sus saya turun kebawah berdia grace. Selain takut orang asing, sus saya itu lugunya keterlaluan. Ya takut aja kan kalau dibohongi orang.

Waktu itu aja pernah ada segerombolan anak muda india/timur tengah lagi nongkrong-nongkrong. Tau-tau ada satu yang nyamperin saya, nanya boleh gak dia foto sama anak saya. Katanya mirip dengan anaknya, lalu memperlihatkan foto anak yang sama sekali ga ada mirip-miripnya sama Grace. Ya iyalah, dia belok, Grace sipit?! Katanya lagi dia mau kasih tau istrinya kalau ada anak yang mirip. Gak tau ya, saya mikirnya langsung negatif aja. Takutnya itu foto mau dikirim ke tukang jual beli anak atau gimana. Amit2. Setelah saya bilang "sorry, no, she shy" beberapa kali, akhirnya orang itu pergi sambil rada marah. Dan saya pun langsung kabur :p

Yah begitulah hidup di apartemen, karena banyak orang seliweran dan kami ga mungkin kan kenal sama orang satu tower, jadi selalu was-was aja bawaannya.

Setelah sebulan lebih di apartemen, akhirnya kami sampai di tanggal deadline dimana kami harus pindah lagi. Adik ipar mau nikah dan apartemennya ya buat mereka tinggal. Masalahnya, rumah lama saya ternyata belum selesai di renov, molor dari perkiraan.

Terus gimana dong?

Akhirnya kami pindah deh ke rumah baru. (Kesannya rumah kami banyaknya, maklum horang kaya. Lol) (Gak deng, rumah lama yang di renov itu rumah ortu saya, yang baru memang rumah kami yang selama ini nganggur gara-gara akses jalannya susah).

Pas banget jalannya sekarang sudah lebih gampang sehingga kami gak perlu macet-macetan di jalanan yang lewat perkampungan.

Pindahan dari apartemen ke rumah ternyata gak segampang yang dikira. Barang kami banyak ajaa. Kami sampai 3x bolak balik karena mobilnya gak cukup :p. Padahal perasaan cuma bawa baju dan perintilannya Grace deh.

Rumah kami sebenarnya tidak besar, tapi kami yang sebelumnya di apartemen, begitu masuk rumah serasa waaaahhh, gede banget. LOL.

Grace aja langsung seneng lari-larian keliling rumah. Belum lagi yang namanya rumah baru kan ya, barangnya seadanya banget. Jadi tambah keliatan luas (baca: kosong) deh rumahnya.

Masalah disini selain jarak, adalah cari makanan. Memang sudah ada beberapa restoran yang buka, tapi setelah saya coba, rasanya kirang cocok dilidah kami. Sampai saat ini, sudah sebulan saya disana pun, saya belum berhasil menemukan pasar! Akhirnya saya masih ke pasar dekat rumah lama deh. 

Oh ya, karena kami gak mau repot (dan saya tidak bisa masak ;p), jadi kami rantangan deh. Nah rantangan pun udah 2x ganti masih kurang enak. Yang pertama terlalu bersih (no msg) sehingga kurang rasa. Yang kedua menunya malah mirip makanan warteg belakang kantor saya, hhh.

Yang saya suka dengan rumah ini adalah lingkungannya. Karena perumahan baru yang masih dipermak terus, masuk ke daerah perumahan aja rasanya asri banget serasa di villa puncak :p. Jalanannya lebar dan masih sepi. Jadi anak-anak bisa main sepeda sepuasnya. Ada indom4rt in walking distance, serta ada kolam renang dan mini gym yang bebas dan gratis digunakan. Kalo gak inget jarak dan macet ke kantor mah betah deh.

Sayang tapi sayang, saya sepertinya memilih untuk kembali ke rumah lama. Gak kuat bok tiap pagi harus jalan ngantor jam 5.30 dan ketika pulang harus nyupir 2 jam. 

Rencananya sih rumahnya mau disewain aja dari pada kosong. Ada yang tertarik? :)

PS. Minggu besok Grace ulang tahun umur 2 loh. Ada yang mau tebak kuenya Grace dikasih tema apa? *bukan kuis* *buat seseruan aja*

17

Baby Supermodel (wanna be) #2

Posted on Friday, October 16, 2015

Ada yang kangen sama Grace? *ini emaknya pede jaya*

Sudah lama ya saya gak tulis update-annya Grace.

Sekarang Grace sudah 23 bulan. Bulan depan sudah mau ulang tahun umur 2.

Perkembangannya yang paling menonjol adalah ngomongnya. Ya ampun sekarang anak ini baweeeeel. Sudah pinter banget ngocehnya. Dari yang beberapa bulan lalu baru bisa 1 kata, terus 2 kata, eh sekarang udah pinter bikin kalimat :D

Sering banget bilang "mama maaah..", "sus maah...", "pintu maaah..", atau benda-beda lainnya. Intinya dia gak mau disalahin, jadi kalo kejeduk ya dia salahin pintunya. Atau kalau ada barang jatuh dari tangannya dia bisa ngomel, "botol maaah...". Hihi.. lucuk.

Sudah bisa tanya juga, misalnya "ini apa mamah?", "mama, mam apa?"

Sekarang kalo tidur harus minum susu 2x. Susu pertama untuk pemanasan sebelum dia main-main di kasur. Kurleb 1 jam main di kasur terus bakalan minta susu ke-2. Mintanya udah pinter lagi,
"Papa, Gres mau susu."
"Kan tadi udah."
"Belom. Susu papaa. Susuuuuuu"
kemudian diulang beberapa kali sampe papanya kalah. lol.

Giginya sudah lengkap ada 16 (yoi, diitung). Jadi sekarang makan apa saja sudah bisa, termasuk ayam yang sudah tidak perlu dicincang lagi. Lumayan deh, kalo ke restoran jadi gak ribet. Makanan pedas juga sudah dicoba. Ya abis anaknya kepo. Sudah dibilang makanan mama pedes, tapi maksa mau coba. Setelah dikasih langsung Haa-Haaa sambil buka mulut lebar kepedesan kemudian minta minum. Ehhh, tapi setelah itu malah penasaran minta lagi. haha.. Ya gak pa-pa deh, biar berani pedes ya, nak :)

Oke, selesai update-an singkatnya. Yuk lah sekarang disimak foto ala supermodel yang *tetep* pake kamera hape abal2 bapak ibunya :p

Kalo di mall sukanya nenteng tas belanjaan

Plus, kalo disuru foto sukanya masukin tangan ke kantong. Gak tau siapa yang ngajarin tuh
Kali ini bergaya sambil nyobain tas baru dari temennya Bobo (bobo itu popoh btw)
Nyobain Boots baru dari Oma angkat

Gara-gara sempet masuk angin jalan2 malam, akhirnya dipakein jaket + topi lengkap. Ini ceritanya gaya "malu-malu" sambil pegang pipi

Sudah bisa pakai sendok dan makan sendiri. Brownies courtesy of Epipastry ^^

Yang belum lihat #1 nya silahkan kesini :)

7

Happy 3rd Anniversary!

Posted on Thursday, October 15, 2015



Tanggal 3 Oktober, di depan TV

M : Eh, kita merit kapan ya? (Serius lupa-lupa inget)
T : 14 oktober kan.
M : Bentar lagi dongg.. minggu depan!
T : Iya, pas tanggal merah
M : Ya ampunn nyaris lupa! Lo inget?
T : Inget dong!!! (Sambil senyum2 ga jelas)
M : Seriuuuuuss? Lo lupa juga kaan..
T : Iya hahahahaha

14 Oktober

Bangun pagi langsung semangat kerja bakti. Saya gunting tanaman, terus kami nyuci mobil dan motor, dilanjut ngepel rumah.

Tiba-tiba dapet whatsapp message dari mama mertua
"Selamat ultah pernikahan buat Tonny and Icha.. "

Ya amplopppp! Kami lupaaa! LoL.


Langsung mikir mau dirayain gimana secara hari itu kami sibuk banget. Barusan pindahan rumah, plus adik Tomo mau nikah minggu ini, jadi banyak banget perintilan yang belum beres. Termasuk jasnya Tomo!

Bisa-bisanya kami lupa dong belum nyuci jas. Padahal udah minus 3 dari hari H. Nyari dry clean dimana2 tutup. Ada yang buka pun, nyuci jasnya butuh waktu 3 hari. Gak cukuuuup!

Akhirnya kami berencana mau makan malem aja. Yang akhirnya (lagi) gagal karena kami sibuk terus sampe sore. Baru sampe rumah jam 4. Mau ajak Grace n mertua jalan lagi takut mereka kecapekan.
Untungnya ada sodara dateng berkunjung, yang kami manfaatkan untuk kabur berdua sebentar.

Kami emang gak niat merayakan makan-makan mewah sih. Kami hanya ke mall deket rumah, makan di foodcourt dan ngibrit lari2 ke tukang dry cleaning. Tapi lumayanlah sempet "we time" berdua :)

Dan walaupun tahun ini kami merayakan tanpa kue dan makan-makan, tapi cintaku padamu.. takkan berubah.. walau ditelan waktu.. (hayoo, siapa yang tau lagunya?)

Selamat pikun bersama, dear Hubby. Semoga kita bisa bareng terus sampe tua kayak ortu-ortu kita yaaahh :)

Foto dulu pas pulang. Biarin lancai, yang penting foto berdua!

Bonus foto, sekalian bukti bertapa telernya Grace waktu pulang dari muter-muter seharian. Tidurnya maunya pake topi ala-ala gangsta paradise :p

PS. Tahun kemarin kami punya dua kue, jadi tahun ini zero kue. lol.

32

Gelombang PHK

Posted on Monday, October 5, 2015

Kalo bulan-bulan lalu sempet “nge-poke” orang ingetin buat nge blog karena last postnya udah 1 month ago, eh sekarang blog sendiri yang kena. Gak sadar loh kalo udah sebulan lebih saya gak ngeblog. Padahal saya tekatnya at least 2 minggu sekali posting.

Salah siapa?

Salah kantor gue lah! Hahaha

Ya maklum, emang saya itu sempetnya nulis postingan cuma kalo di kantor aja. Biasanya sih pas jam istirahat atau pas “coffee break” (pake tanda kutip karena gak ada istilah coffee break di kantor saya, jadi saya bikin-bikinan sendiri aja :P).

Nah, bulan-bulan kemarin ini kantor saya lagi keterpa badai PHK. Yes, my pren, kantor saya yang berkutat di bisnis migas ini kena efek penurunan harga minyak. Jadi lah susah dapet projek yang akhirnya beberapa karyawan harus terkena efisiensi.

Dimulai dari efisiensi karyawan kontrak. Jadi gak ada lagi perpanjangan kontrak. Ya kalo itu sih saya maklum.

Dilanjut dengan efisiensi karyawan tetap yang memang proyeknya sudah selesai. Ini juga bisa dimaklumi, emang projek mereka habis dan gak ada kerjaan lagi.

Eh tapi dong, setelah itu karyawan tetap yang masih pegang proyek, malah lead di proyek itu kena efisiensi juga. Ini bagaimana milihnya yaa? Maksudnya kriteria apa dari HRD yang memutuskan siapa dan kenapa orang tersebut kena efisiensi? Gak ada yang bisa jawab pertanyaan itu. Bahkan HRD nya sendiri tutup mulut.

Terus ada lagi karyawan kontrak yang kontraknya masih sisa sekian bulan kena “standby”. Istilah standby itu maksudnya dirumahkan, tapi tidak diputus kontraknya. Jadi, mereka akan tetap terima gaji tanpa perlu masuk kantor. Enak? Tunggu dulu. Gaji yang mereka dapat hanya gaji pokok. Dan mereka harus standby alias gak boleh pindah ke kantor lain. Kalau mereka pindah, mereka harus mengikuti prosedur resign selayaknya biasa. Buat saya dan ibu-ibu bekerja lainnya sih sounds like heaven ya, bisa jaga anak di rumah dan tetep di gaji :p. Tapi buat bapak-bapak kan beda pandangannya. Mereka yang biasanya kerja sekarang gak boleh kerja. Bosen pasti. Dan juga gapoknya mungkin gak cukup untuk melunasi cicilan.

Ya pokoknya begitulah gonjang-ganjingnya.

Jadi waktu lowong jam istirahat yang biasanya saya pakai untuk menulis, sekarang lebih banyak di habiskan untuk bergosip. *Lol*

Gosipnya ya seputar itu-itu aja. Siapakah yang selanjutnya akan terkena efisiensi? Kenapa dia? Nextnya apakah gue?

Intinya, semua orang jadi was-was dan menerka-nerka divisi mana yang bakalan kena dan siapa.

Nah, kalo misalnya saya gimana?

Aduhh saya sih amit-amit deh kalo harus kena. Hari gini cari kerjaan susah. Maksudnya, cari kerjaan di bidang saya yang susah. 


Masa saya harus kerja di bank? Bukannya gak mau ya, tapi emang bukan passion saya. Wong ngitung duit kembalian aja salah mulu -_-“

Jadi SHM? Hmm.. again bukannya saya gak mau, tapi siapa yang bantuin suami ngelunasin cicilaaaaaaaan (tas dan sepatu saya)?

#galau_to_the_max

Nah, saya sih maunya kalo bisa wirausaha. Wirausaha modal terbesar kan tempat, jadi sebisa mungkin saya gak mau pake tempat, alias OL shop dulu :p

Tapi……. OL Shop kan butuh waktu ya buat terkenal, butuh modal juga buat endorse sana sini, ikut pop-up bazaar yang kekinian. Plus, walopun kerjanya di rumah, ngurus anak juga gak bisa 100% karena bakalan autis melototin Hape terus. Terus, terus, emangnya mau jualan apaaaaaa? Ambil barang dari mana???? *lirik browniesnya Epi*

*menghela napas*

Nah, mentemen kalo tiba-tiba diputus dari kerjaan kantoran mau ngapain? Share dong… biar saya ada ide dan gak galau lagi…

(Padahal belum juga di PHK nih)
(Semoga ngga kena deh)
(*ketok2 meja 3x*)