April 2013

4

Oh April...

Posted on Thursday, April 25, 2013

Haduh, kenapa yaa akhir-akhir ini gak ada ide buat nulis di blog. Bukannya males loh, rasanya pengen nulis, tapi beneran gak ada ide mau tulis apa.

Padahal kemarin ini saya sempet 2nd honeymoon ke Singapore, pengen cerita detail tapi nanti ah, lagian foto belom di upload dari digicam.. Pulang dari singapore pun rasanya bukannya seneng tapi amat sangat kurang puas. Kami yang cita-citanya mau main seharian di Universal studio tapi berakhir dengan tidur siang 3 jam di hotel setiap hari dan makan 5x sehari (serius!) haha... Makanan di Singapore pun kami rasa gak ada yang enak. Semuanya standard, malah enakan sate abang-abang di pinggir jalan sini. Mau shopping tapi injek mall aja males. Dan ini pertama kalinya saya ke Singapore gak injek tuh Orchard Rd.. Lebih detailnya nanti ya kalo udah upload foto...

Hm, sebenernya bulan ini saya cukup sibuk sama kepulangan Tomo. Kemungkinan dia disini sebulan karena "request" saya (requestnya pake maksa haha). Saya sebel dia pergi mulu padahal saya tau dia pergi juga untuk masa depan (baca: cari duit cuy), tapi konsekuensinya banyak yang terlantar gara-gara dia gak ada. Pertama, surat-surat sejak nikah tuh sama sekali belum di urus. KK kami masih ikut KK ortu, KTP dia pun masih KTP luar Jakarta. Belum lagi harus urus rumah yang harus segera serah terima karena sudah disuratin 3x sama om developer, dan kalo kali ini diabaikan lagi maka dianggep sudah serah terima dan kami gak bisa komplein kalo ada yang kurang-kurang -__-. Setelah serah terima kan kita harus urus dan mulai permak rumah...

Kayaknya banyaaaaaak banget yang harus dikerjain tapi masih terlantar.. jadi pantes dong kalo saya maksa Tomo balik Jakarta? *mencari pembenaran*

Terus akhir-akhir ini saya merasa saya kok jadi istri baru 6 bulan semakin banyak maunya yaa? hihihi... untungnya Tomo sangat pengertian dan gak pernah marah kalo mood saya naik turun dan sering ngomel.. Ahhh Tomo.. Tomo... beruntungnya diriku mendapatkan dirimu hihiihhi.... *maap ya pembaca, maklum abis makan siang dan di luar lagi ujan rintik-rintik plus AC kantor dingiiiiiin banget..*


26

Do you know...

Posted on Tuesday, April 16, 2013


1. Tentang jumlah pria dan wanita

"Haduuuhh cowo ituh, udah jumlahnya lebih sedikit dibanding cewe.. masih banyak pula yang gay -_-"

Weits, jangan salah bilang jumlah cowo lebih sedikit dari cewe dulu..
Kenapa masyarakat menilai begitu? Mungkin kita tau dari pelajaran biologi jaman SMP/SMA kalau kemungkinan terjadinya pembentukan bayi wanita lebih besar presentase nya dibandingkan pria. Yoi, faktor gen XY dan gen XX itu loh. Karena gen XY lebih cepat mati dibanding XX, maka kemungkinan terbentuknya bayi perempuan lebih besar daripada terbentuknya bayi laki-laki.

Nah kemarin pas debat sama temen kantor saya percaya-gak-percaya pas dia bilang kalau di Indonesia jumlah laki-laki lebih banyak dari jumlah wanita. Masa sihhhh? Terus karena penasaran saya tanya dong sama om Google.. Eh ternyata bener loh, coba deh klik ini.
Ternyata jumlah perempuan di usia produktif lebih sedikit daripada lelaki. Perempuan cuma jauh lebih banyak di usia diatas 64 tahun! Makanya mas, om, pak, tolong ya makanan dijaga dari muda, kurangi merokok dan main cewe (lho?)

Daaaan, buat cewe2 yang masih jomblo jangan khawatir ya, bener kok masih banyak pria diluar sana, terbukti kan kalo persentasenya lebih banyak =)

2. Tentang pesta Haid pertama setelah menikah.

Yes, and it happens in India. Berhubung kantor saya banyak orang Indianya, jadi saya sedikit banyak mulai tau juga tentang kebudayaan mereka. Jadi setelah saya menikah ada salah satu temen saya bilang ke saya, "kalau di India pasti kamu udah dipestain nih". Saya bingung dong, loh pesta apalagi? Ternyata, mereka itu mengadakan pesta Haid pertama setelah menikah!

Katanya, cewe-cewe mulai dari mama, tante, sepupu, kakak, adik yang wanita akan berkumpul di rumah mempelai wanita untuk merayakan hari Haid itu sambil berdoa bahwa haid tersebut adalah haid terakhir sebelum bulan depan mengandung.

Loh tapi emangnya pasti dapet haid? gimana kalo gak pake haid lagi langsung hamil?
Nah kejadian itu katanya jarang banget terjadi. Menurut tanggalan dan biologis, seorang wanita pasti haid setelah menikah kecuali tanggal pernikahannya pas banget sama tanggal masa subur. Hayo coba ibu-ibu dipikir.. berapa kali dapet M sebelum hasilnya positif? (hanya untuk yang langsung punya anak ya)

3. Tentang sepatu BATA.

Coba deh, kenapa sih banyak yang mengira kalau sepatu merek BATA itu 100% made in Indonesia?
Emang sih bener pabriknya DULU ada di sini dan guede banget. Tapi coba cek lagi, aslinya merek tersebut bahkan bukan merek dari bahasa Indonesia.

Ada yang mikir kalau buatan dalam negeri kurang bagus? nah kalo saya bilang ini buatan Cekoslowakia jadi bagus gak?

Bata atau T&A Bata Shoe Company terdaftar di Zlin, Cekoslowakia oleh dua bersaudara Tomáš, Anna dan Antonín Bata (1894).  (source)

PS. Saya cuma pake Bata waktu sekolah dulu, soalnya harus seragam item semua sih :)

21

Ketika list undangan menjadi masalah

Posted on Tuesday, April 9, 2013

Baca postingannya Mel & LeeCia bikin saya "tergelitik" untuk ikutan posting mengenai hal ini.

Yak, mari kita bahas tamu undangan nikah.

Protestnya adalah: Lah yang nikah siapa? kok undangannya banyakan undangan dari ortu?

Emang tuh dari pengalaman saya, dari 300 orang yang saya salamin, yang saya kenal paling cuma 20% nya aja. Selebihnya ya "cuma tau muka" tapi lupa ini siapa. Pas nonton video bareng ortu baru deh inget kalo ini temen mama kuliah, ini temen bisnis papa, ini keluarga jauhnya papa/mama dll...

Terus memang selama 3 jam saya cuma mematung di depan jadi pajangan. Cuma senyum kanan kiri sambil menahan pegal di kaki dan pinggang, plus berusaha menahan lapar dan haus. Memang enakan kalo mengadakan pesta kecil dimana kitanya bisa enjoy the party, bisa ngobrol sama para udangan yang mostly kita kenal dan bisa ikutan makan kue!

Tapi kenyataannya kan ortu kita juga kepengen pesta. Mereka bangga anaknya "sudah jadi orang". Sudah laku. Sudah nikah sama orang hebat. Gak salah dong kalau mereka ingin memberitahukan berita baik ini ke seantero dunia?

Terus kenapa sih banyak yang protest mengenai hal ini. Maksud saya, ya sudahlah, toh kita dari kecil sudah dihidupi, disekolahin di sekolahan terbaik menurut mereka, sampe akhirnya kita bisa ketemu pacar, pacaran, kerja dan hidup mandiri. Coba deh di inget lagi, dulu pas pacaran yang ngebiayain siapa? Pasti mau nonton/makan sama pacar minta uang saku ke ortu (soalnya gak enak kalo setiap kali pasangan yang bayarin, hehe). Terus siapa yang bayar pulsa kita telepon berjam-jam sama pacar? (jaman SMA kan pacarannya masih pake telepon yang bisa online 3-4 jam). Coba bayangin kalo ortu gak mensupport kita...

Kalo ada yang complain, "gue pacaran pake duit sendiri kok, soalnya ketemu pacar pas udah kerja.." atau "Tapi kan kawinannya pengennya pake duit sendiri.."
Guys come on, lupa ya dengan siapa yang ngebiayain sekolah kamu sampe bisa kerjaaa dan menghasilkan uang sendiri??

Paling sebel lagi kalo ketemu orang yang complain karena relasi papa nya terlalu besar sehingga dia harus undang ribuan orang dan gak ada yang mereka kenal. Dear, udah bagus dipestain... kalian tau gak kalo ada orang yang gak nikah-nikah karena uangnya gak terkumpul-kumpul. Malah barusan ini salah satu collega saya pinjam uang ke temannya karena uang yang ia kumpulkan last minute gak cukup karena satu dan lain hal.

Saya sendiri malah mendingan kasih undangan ke ortu buat undang tetangga dan temen-temen lamanya daripada ngundang temen sendiri yang sekedar pernah kenal/sekelas tapi gak pernah ngomong lagi. Ortu saya padahal udah sering bilang gak-pa-pa undang aja semua, nanti kita tambah undangannya. Tapi saya mikir kasihan kalau mereka harus keluar uang lagi...

What I'm trying to say is, try to be in your parent's shoe dan cobalah untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki. Bukankah lebih enak kalo semuanya happy?


PS. Untuk Mel & LeeCia, no offense lohhh.. cuma mengemukakan perbedaan pendapat. Maafkeun kalo ada salah-salah kata *pelok-ketjup*

18

Indonesia dan Alien

Posted on Wednesday, April 3, 2013

Gara-gara Aplikasi 'Alien' Bikin Gempar, Pria di Bali Diperiksa Polisi
(source: here)

Jakarta - Aplikasi dari android yang dapat memunculkan gambar alien membuat heboh warga Banjar Kemasan, Bali. Pria yang diduga menyebarkan, Gede Rai Sudarta (33) pun diperiksa polisi.

Kejadian bermula saat seorang warga di Banjar Kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan, Rai yang diduga menyebarkan foto-foto alien hasil jepretannya. Foto alien itu menggemparkan warga Tabanan.

Ia pun diperiksa Polres Tabanan, Selasa (2/4/2013). Dari hasil lidik, foto hasil jepretannya merupakan hasil olahan dari salah satu aplikasi gratis milik android. Rai tak menyangka jika foto alien miliknya membuat heboh.

Rai menuturkan, foto alien di teras rumah hasil jepretannya tersimpan pada Kamis (28/3/2013).
Sang istri terkejut melihat foto di kamera suaminya terdapat alien. Rai pun terkejut. Ia memperlihatkan foto-fotonya kepada iparnya.

Karena menyangka ada mahluk halus berwujud alien di rumahnya, mereka menggelar upacara mengusir mahluk halus.

Dia juga sempat punya rencana untuk menanyakan ke orang pintar mengenai makhluk yang ada di foto itu. “Tetangga juga mengatakan ada penampakan tuyul," ujarnya.

Lantaran dianggap meresahkan masyarakat karena menyebarkan foto alien hasil aplikasi android itu, Rai diperiksa polisi. Untung, Rai tak sampai terkena ancaman UU ITE.

Ia mendapat teguran dari polisi atas ketidakpahamannya dengan aplikasi android yang terbenam di handphone miliknya. Ia pun tak berniat menyebarkannya. "Saya tidak tahu siapa yang menyebarkannya. Foto itu cuma saya perlihatkan ke ipar," ujarnya lugu.

Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono menegaskan kejadian itu menjadi pelajaran bagi warga agar memahami aplikasi dalam handphone milik masing-masing.

"Salah memanfaatkan bisa berdampak fatal meski aplikasi itu sebatas untuk hiburan semata. Kita himbau ke masyarakat agar tidak mudah resah dengan gambar-gambar yang belum terbukti kebenarannya,” Dekananto.

----

*Tepok jidat sampe benjol*

Sungguh saya malu baca berita diatas. Semoga gak ada orang luar negeri yang baca ini, dan jangan sampe  beritanya di translate ke bahasa inggris. MALU saya MALUUUUUU!

Btw saya juga pernah loh foto makanan eh ada aliennya..
Hayo cari dimana aliennya
Semoga foto saya diatas tidak dibikin heboh ya. Nanti tag-line nya begini: "Ada alien menyusup ke sebuah pesta!"