12

Hasil kondangan kemarin #1 - JW Mariott

Posted on Sunday, July 29, 2012

Semalem saya menghadiri pernikahan anak sepupunya mama saya yang mana dari bayi sampe sekarang saya sama sekali gak pernah ketemu (haha!). Kenapa pergi? Alasan pertama, karena diajak nyokap. Alasan ke dua, venuenya di ballroom JW Mariott dan saya belum pernah pergi. Alasan ketiga, hotel bintang 5 harusnya makanannya enak ye booo...

Bayangan saya ballroomnya akan besar sekali, mewah sekali, makanannya berlimpah.. begitu sampai sana buyar bayangan saya. Ternyata ballroomnya kecil yaa.

Saya sampai disana jam 7.20 dimana pengantin lagi melakukan wedding kiss (wedding kissnya lama banget, 1 menit ada kali..) Di waktu itu ballroomnya udah penuh sama tamu. Kebayang dong waktu upacara selesai, semua tamu menyerbu makanan. Saya sih mau salaman dulu tapi itu juga ngantrinyaaa udah kayak antri bus jam pulang kantor. Selesai salaman dan mau makan, saya langsung ambil posisi ke daerah luar karena lebih sepi daripada ditengah ballroom. Tapi disana makanannya tengahnya habis! Sayang, padahal menunya lumayan mantab. Saya masih kebagian sapi lada hitam, nasi goreng bebek, tongseng kambing, dan kehabisan tim ikan malas, udang mayonese, dan ayam something. Selesai saya makan saya pengen lihat apakah makanan sudah ditambah, ternyata buffetnya malah di tutup, berarti gak ditambah >_<. Ternyata sepertinya diluar emang gak ditambah, tapi di center ballroom makanannya masih ada sisa sedikit-sedikit. Mau cobain makanan pinggir, tapi ilfil duluan liat antriannya.

Next is the cake. Hotel bintang 5 setau saya terkenal sama cake dan patisserie yang enak a la chef bule. Dan memang, cakenya ueeenaaaaaak semuaaaaaa. Saya coba Tiramisu, Opera cake, Strawberry cheese cake, Mousse semuanya enakkkkkkk *selesai makan elus-elus perut sadar kalap.

What I love about the wedding is the decor. Dekornya bagusss. Memang dasar standard dekor hotel bintang 5 yah, bunganya full di pelaminan, hanging flower, dan standing flowernya full dengan Rose and Lily (walopun jadi botak diambilin tamu pas pulang). And I loveeeeee the fruit center piece.. Diatasnya ada angsa terbangnya and without cheesy ice carving. Sepertinya mau saya contek hahaha...

Loving this.

Dan yang unik lagi, the Wedding cake arrangement. Ada kereta kudanya! Not my style tho, but Love it!
(kata nyokap gak bagus ada kudanya, kesannya kue nya mau dibawa lari. hahahaha)

Lucu yaa

Inget gak dulu saya pernah nulis kalo saya pengen ada candy bar warna warni? Instead of candy bar, they had Sweet corner yang isinya Cupcakes, Meringue, dan Short cakes. Sayang gak di refill, jadi pas saya foto udah ludes cupcakesnya.

The sweet corner (lokasi di depan, di sebelah penerima angpao)

Sayang sungguh sayang.. dari segala keindahan dekor, yang saya ingat dari wedding kemarin malah kesempitan-nya. Coba kalau mereka memilih venue dengan ballroom yang lebih luas, it would have been perfect.

-----------

Diluar dari bridal, photographer, etc, apa sih yang paling penting dalam pesta pernikahan?
- Makanan enak?
- Prestigious venue? 
- Ruang besar dan nyaman?
- atau Dekor yang bagus sehingga cantik dan terkesan mewah waktu di foto?

Pengalaman saya dalam memilih venue, awal-awalnya saya sok mau di hotel bintang 5. Gak apa-apa deh ballroom yang kecil, tamu yang di undang tidak perlu banyak, yang penting prestigenya waktu menjawab pertanyaan, "lo wedding dimana?"
Tapi saya rasa percuma wedding di hotel berbintang 5 tapi akhirnya undangan dipepet-pepetin. Yang gak dikasih undangan mengecap kita sombong (padahal maksudnya mau small intimate wedding aja). Kalo akhirnya yang di undang banyak, end upnya ballroom kesempitan dan makanan gak cukup.

Kalo uang berlimpah si gak pusing ya.. kalo gak ada duit lebih gak pusing lagi, makan-makan di rumah aja panggil katering dan layar tancep. Nah, kalo berkecukupan tapi tidak berlimpah, itu yang pusing!
Taste hotel bintang 5, kantong hotel bintang 3...





8

He gave me the ring!

Posted on Friday, July 20, 2012

Kalo anda pernah baca cerita saya yang ini, anda akan tau kalo saya merencanakan menikah without Bf getting in one knee and gave me a ring. Pokoknya gak ada romantis-romantisnya dehh.. Cuma percakapan di mobil setelah jalan-jalan yang biasa banget di mall. Ngomongnya pun gak serius-serius amat, seolah-olah sambil lalu aja. Tau-tau ortu saling ketemu dan merencanakan lamaran aja gituu..

Setelah lamaran kan dapet tanggal, otomatis saya mulai sibuk merencanakan pernikahan dong ya. Beberapa teman dekat yang saya kasih tau kalo saya mau merit langsung bertanya,

"Kapaaaan?" and followed by "How did he proposed?"
Malah ada yang bilang,
"Serius lo, Mel? Show me the ring!!!" 
dan saya mulai bingung deh jawabnya..
"err.. he didn't really proposed, he didn't gave me any rings"
lalu untuk membela diri pasti saya lanjutin sama sedikit penjelasan..
"di Indo gituuuu.. mana ada sihhh cincin2an, yang ada juga kalung dari mama mertua..."

Well, that's what happen to me.

Apakah saya kecewa? Gak juga, saya punya perasaan kalo Bf bukan tipe cowo romantis yang bakalan ngajak saya candle light dinner di resto mahal, order makanan favorit saya, lalu ditutup dengan sekotak cicin dan proposal.

Apakah saya berharap dikasih cincin? Iya laahh.. hahaha *orang jujur di sayang Tuhan*

Sebenarnya ada cincin atau tidak tidak masalah bagi saya. Tapi bingung juga waktu fotografer prewed outdoor kami ngomongin konsep foto yang berbentuk proposal. Dia tanya, "cincinnya dibawa  ya. Ada cincin kan?" eerrrrrr........


30 Mei 2012
Ulang tahun saya

Bf kasih hint kalo kadonya gak bisa dikasih sekarang, tapi pasti dikasih nantinya...

Ternyata oh ternyataaaa.. BF udah beliin cincin sebagai kado ultah sayaaa, tapi karena mau dikasih waktu sangjit, jadi sekarang baru dikasih fotonya dulu *hikkkkkks horaayy*. Dan berhubung foto prewed bagusnya pake cincin, jadi saya request ke BF untuk "pinjem" cincinnya untuk foto *sebenernya sih saya penasaran pengen cepet-cepet liat cincinnya langsung hihihi*

Gimana expresi saya waktu dikasih cincinnya? Biasa aja! Ya iyalahhh wong udah dikasih previewnya lewat fotooo, dan BF ngasihin cincinnya juga gitu doang, kayak ngasih barang biasa...  
"Eh iya, besok mau ngepas cincin ya, Nih..." 
Ya olohh ngasih barang penting untuk pertama kali cuma pake kata "N-I-H"!!!

Otomatis saya gak bisa bilang "Oh my God my Honey my Darling, Thank YOU Sooo Much, I love youuu MwaMwaMwaaach" dong..

Expresi saya saat itu cuma
"Oh O-K". 
Padahal dalam hati sih "OH MY GOD MY HONEY MY DARLING, THANK YOU SOOO MUCH, I LOVE YOU, MWAMWAMWAAAAH!!!!"

Tapi ternyata Bf mengharapkan expresi "OH MY GOD MY HONEY MY DARLING, THANK YOU SOOO MUCH, I LOVE YOU MWAMWAMWAAAAH!!!!", dia tanya, "udah gitu doang?" 

*Lha?*

Maaf ya darl, namanya juga perempuan.. you have to create the moment.. Kalo gak ada momentnya saya gengsi dong mo expresi berlebihan, wong situ ngomongnya juga santei =P


Hasil foto prewed "The Proposal"


So with this I reaaaaaaally want to thank my Bf-soon-to-be-hubby for giving me such a beautifulllll ring. Semoga semua berjalan lancar hingga ke pelaminan dan semoga perkawinan kita langgeng sampai kita jadi opa-opa dan oma-oma.

I love you!

xoxo

PS. Cepetan dong ngasihnya, kan saya mau pamerin ke temen-temen hahaha *tetep*

8

Q&A dengan dokter kandungan

Posted on Friday, July 13, 2012

Jangan kaget ya baca judul ini. Nooo, saya belum hamil kok hahaha.

Q&A dengan dokter kandungan ini adalah lanjutan cerita yang kemarin pada saat KPP dengan topik seksualitas dan KB.

Perlu di NOTE biar tidak ada kesalah pahaman:
Q (Question) ditanyakan oleh para peserta KPP (para bride and groom to be yang penasaran);
A (Answer) dijawab oleh 2 dokter ahli kandungan (salah satunya praktek di RS. Siloam) - saya sama sekali tidak menambahkan loh yaa =P

Karena yang nanya acak, saya juga tulisnya ngacak. Ada yang tanya tentang kehamilan, lalu loncat ke seks, lalu ke penyakit, campur aduk lah pokoknya... Yuuk mariii...

1. Q: Boleh gak berhubungan seks pada saat menstruasi?
A: Tergantung dari pribadi masing-masing. Kalau dari ilmu kedokteran tidak disarankan, karena darah itu adalah tempat hidup paling nyaman untuk bakteri. Lagipula pelumas alami dari wanita bercampur dengan darah, takutnya malah akan menyebabkan luka.

2. Q: Katanya wanita dengan mata minus tinggi gak boleh melahirkan normal, betul gak dok?
A: Kalo minus saja, terutama yang dibawah -10, itu gak efek sama melahirkan normal. Yang efek adalah apabila baru operasi katarak, tapi kayaknya untuk umur-umur sekalian gak ada yang kena katarak yaaa. (terus dokternya menjelaskan beda penyakit mata minus dan katarak, tentang retina sama apaaa gitu

3. Q: Masalah perbedaan rhesus darah gimana dok? misalnya bapak O+, ibu O-, katanya anaknya bisa cacat lahir?
A: Biasanya itu terjadi kalo sama kawin sama bule ya. Biasanya asia itu rhesus negatif, bule rhesus positif. Kalo beda gitu gak akan menyebabkan cacat, biasanya bayinya pas lahirnya kuning kalo rhesus bayi dan si ibu berbeda.

4. Q: Boleh tidak mengkonsumsi obat antibiotik saat hamil?
A: Konsultasikan dengan dokternya. Ada yang boleh dan ada yang tidak boleh. Biasanya jenis ..... (lupa bo nama jenis obatnya) boleh..

5. Q: Posisi seks apa si dok yang bikin perempuan mencapai O?
A: (gubrakkkkkkkk kata si dokter dalem ati hahaha) Tergantung orangnya. Wanita harus di warm up, "diputer-puter dulu radionya", perasaan hatinya harus enak, dan tidak melulu pada saat penetrasi. Biasa posisi-posisi itu dilakukan kalo bosan. (suer ini jawaban dokter yaaa bukan sayaa).

6. Q: Sepupu saya ada yang mengalami masalah kehamilan karena kromosom, apakah itu bisa dicegah dan/atau diobati?
A: Biasa kromosom itu terjadi kalau perkawinan sedarah, makanya gereja menganjurkan tidak boleh kawin dengan keluarga dekat, terutama yang masih satu turunan. Kromosom ini bisa membuat cacat / idiot, dan bila sudah terdeteksi dari dalam kandungan, tidak dapat diobati. Nah kalau sudah tau bayi yang dikandung cacat, apakah akan digugurkan? Gereja melarang keras hal ini, semua yang diberi oleh Tuhan adalah anugerah. Susah memang menerimanya yaa kalau begitu. Tapi saya tetap anti dengan yang namanya aborsi.

7. Q: Mitos makanan bisa membuat bayi laki-laki / perempuan bener gak sih dok?
A: Memang ada mitos seperti itu ya, katanya kalau mau anak laki-laki harus banyak makan daging.. tapi saya rasa sih tidak benar. Dari beberapa research juga mengatakan itu tidak terbukti. Yang menentukan bayi laki-laki atau perempuan adalah saat pertemuan sperma dan sel telur apakah di masa subur saja atau masa ovulasi. Gen laki-laki geraknya cepat tetapi hanya bertahan hidup 3 hari, jadi kemungkinan akan jadi laki-laki jika hubungan dilakukan pada saat wanita sedang berovulasi. Kalo gen perempuan geraknya lambat tapi dapat bertahan hidup lebih lama. Jadi kalo mau punya anak cewe, hubungan dilakukan pada saat masa subur sebelum masa ovulasi.

8. Q: Sekarang lagi ngetrend suntik anti serviks, emang beneran perlu dok?
A: Iya memang suntik anti serviks dilakukan kepada yang belum nikah. Kalo setelah nikah juga gak pa-pa, cuma lebih baik ke wanita yang belum pernah berhubungan.

Sebenernya banyak sih diskusi bawaan dari pertanyaan-pertanyaan diatas. Kalo biasanya sesi tanya jawab paling anteng dan pada geleng-geleng, giliran topik ini pesertanya pada antusias sekali. Waktu 1.5 jam buat tanya jawab gak kerasa, bahkan kurang.. ada yang masih melanjutkan diskusi setelah keluar kelas. Itung-itung konsultasi dokter specialist gratis kali yahh ha ha..

Ini juga alasan kenapa KPP saya cukup seru ^___^


12

One hundred days

Posted on Thursday, July 5, 2012

100 hari tepat menuju Our-day!!!


Sepertinya, walopun masih tinggal 100 hari lagi semua persiapan berjalan lancar.
Walaupun ada perbedaan pendapat di sana-sini, kadang ada bete-bete dikit, tapi akhirnya kita bisa saling mengalah. So with this, I really want to thank God that I am not becoming a bridezilla!

Anyway, inget gak wajah-wajah kalian sewaktu kalian baru berumur 100 hari?

Sayang ya jaman dulu belom ada yang namanya blog, jadi mama / papa kami belum bisa pamer foto anaknya di blog kayak ibu-ibu dan bapak-bapak sekarang. Untuk itulah (jiah), untuk mengejar ketinggalan yang ada, saya juga mau ikutan narsis ahhhhhhh..

Ini foto kami waktu berumur sekitar 3 bulanan...

Mas gantengku waktu masih botak haahaa

Ini siapaa?

lucu gaaaaaa?

lucu yaaaaaaaaaa 

*setelah dipikir-pikir kayaknya ini lebih dari 3 bulan deh bo, masa 3 bulan udah bisa berdiri???*


12

June updates

Posted on Tuesday, July 3, 2012

Whoahh udah masuk bulan Juli aja.. padahal saya masih betah lohh di bulan Juni =P

Berhubung si abang pulang sebulan di bulan Juni (emang khusus request ke bosnya), jadi banyak updatean di bulan ini.

1. Design undangan yang sudah dari 2011 deal di pameran wedding di reject dong sama camer >_<.
Alasannya katanya vendornya kurang profesional karena berkali-kali revisi. Hiks. Padahal saya suka banget sama designnya, simple dan modern (model 1 hardcover besar). Saya rasa camer gak suka yang simple dan modern, mereka masih suka bentuk yang tradisional yang 2 hardcover (bentuk buku). Akhirnya design undangannya dari Semarang deh. Emang sih vendor Semarang lebih kooperatif. Mereka mau bolak-balik dateng ke rumah kalo diminta. Beda banget sama vendor Jakarta yang walaupun designnya bagus, boro-boro mau dateng, mau kita datengin aja susah. Maklumlah ya, Semarang kan bebas macet, di Jakarta macet gila, so Ya Sutralah...

2. Foto prewedding di bridal udah jadi dongggg ^_^
Apakah hasilnya memuaskan? Foto yang diambil kira-kira 100 pcs, tapi yang dipilih untuk di edit hanya 10. Ini pun saya dan bf lumayan bingung milihnya karena yang bagus ternyata cuman 9. Akhirnya yang 1 kami pilih yang mendingan deh. Waktu selesai test make up dan dilihat di kaca make up nya rada pecah dibagian bibir (apalagi kalo senyum). Tapi pas lihat hasil foto prewedding kok bagus juga ya.. tanpa di edit pecahnya gak keliatan tuh. Mama bilang sih emang kalo make up tebel begitu jadinya, so Ya Sutralah...

3. Kursus Pernikahan Gereja accomplished.
Ini di bahas panjang di postingan sebelumnya..refer ke sini yah

4. Foto prewedding outdoor sudah terlaksana; nanti saya post reviewnya kalo editannya uda jadi. Walopun ada yang saya kurang puas tapi hasilnya ternyata bagus juga =)

5. Kami sudah mengumpulkan foto kecil untuk prewedding foto clip ^__^
Saya menggendut setelah puber malu banget untuk ditampilin (bayangin cewe berponi depan, rambut panjang, pake kacamata, muka bulet, badan bulet, jarang senyum (=_=") ). Sedangkan Bf justru kurus banget masa-masa SMP & SMA. Dia juga malu untuk nampilin foto-fotonya. Jadilah yang ditampilin cuma foto bayi, balita, dan tau-tau wisuda hahaha.. Ya Sutralah yaa... kami lucu-lucu kok waktu balitaa..

6. Kami sudah memilih bacaan dan lagu untuk dicetak di buku misa.
Sstt... setelah saya rayu pakai rayuan pulau kelapa, bf akhirnya mau nyanyi 1 bait di lagu setelah komuni.. muahahaha.. (bf tuuu sebenernya suaranya baguuus, tapi entah kenapa suka malu-malu kalo disuruh nyanyi.. tapi jangan salah, kalo udah mulai nyanyi bisa terbawa emosi dan gak mau berenti nyanyi hahaha..)

7. Ketemuin WO dengan seluruh keluarga besar.
Selama ini kalo ketemu WO cuma kami berdua. Akhirnya kemarin ini berhasil ketemuin merekan dengan semua orang (terutama dengan keluarga Bf yang seabrek-abrek dan di luar kota). Semua adat dan tata cara yang di mau sudah disampaikan, dan sepertinya keluarga Bf hepi-hepi aja dengan pekerjaan WO sekaligus MC pilihan kami yang satu ini...  Puji Tuhaan...

hmm... apa lagi yaa?

oh iyaa

8. Souvenir!
Pertama-tama gaya nyari suvenir mug yang keren-keren, bagus n bisa masuk microwave.. tapi setelah melihat harganya langsung tertunduk diam -_____-. Terus ketemu pernak-pernik yang lucu-lucu di internet, tapi katanya barang-barangnya harus order 3 bulan di muka. Walopun memang masih ada waktu, tapi kami gak mau ambil resiko kalo ada delay dan akhirnya kelabakan. Jalan keluarganya akhirnya kami pergi ke Asemka dan Puji Tuhan ketemu suvenir yang lumayan bagus dan lucu. Nunggunya pun cuma 1 bulan karena barangnya ready stock, tinggal di kasih nama dan dimasukin ke packaging mika aja. 

Apalagi yaa?

To do list udah berkurang banyak nih.


Puji Tuhaaaan *pake gaya ngomong Sean-idol*

16

Serunya Kursus Pernikahan

Posted on Wednesday, June 27, 2012

Kursus Persiapan Perkawinan atau KPP adalah wajib hukumnya di agama Katholik.

Simple aja sih, cuma 3 hari dengan total waktu 16 jam + misa 1.5 jam. Kami tidak diceramahi mengenai agama melulu, tetapi mengenai kehidupan pernikahan. Sama sekali tidak membosankan, malah menurut saya sangat menarik. Saya rasa semua agama seharusnya memberi pelajaran ini agar presentase perceraian dapat dikurangi.

Saya ceritakan ya sekilas hari perhari. Tapi sebagai early warning, posting kali ini panjangggg dan laaaaaaaamaa kayak cokicoki....

Day 1: Moral pernikahan

Simple aja, inti dari pernikahan adalah CINTA. Bukan karena melihat hartanya, bukan karena melihat cantik dan gantengnya. Bukan karena dipaksa orang tua. Bukan karena kebelet kawin. Apa yang telah dipersatukan Tuhan, tidak dapat diceraikan oleh manusia. Perkawinan Katholik adalah monogami. Tidak boleh bercerai, tidak boleh selingkuh, terlebih-lebih tidak boleh kawin lagi! (kecuali ditinggal meninggal) 

"Bila kalian duduk disini karena terpaksa, karena tekanan sosial, dan sebenernya gak cinta-cinta amat, lebih baik pulang saja, tidak pa-pa"

Dan romonya berkali-kali mengingatkan: 
"kalian masih ada waktu untuk mundur... karena kalau sudah dinikahkan oleh gereja, maka kata berpisah atau cerai sama sekali tidak boleh terucap, sekalipun."
Lalu romo menjelaskan mengenai hal-hal yang mungkin memicu persoalan setelah menikah.
Kata-kata yang paling saya ingat adalah  
"kalian kan berumah tangga... jadiii harus punya rumah sendiri, dan punya tetangga sendiri! Kalau tinggal di rumah orang tua, itu rumah orang tua, tetangganya orang tua! Kalau belum bisa beli rumah.. ya ngontrak!"

Lalu beliau juga bilang  
"kalo ada yang cocok dengan mertuanya, itu namanya BONUS dari Tuhan, dan kamu harus sangat bersyukur" hehehe...

Kenapa romo menyarankan begitu? karena beliau banyak mendengar masalah pasutri mau bercerai karena mertua terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga. Suara suami atau istri harus suara pertama yang kita dengar. Orang tua juga harus didengar, tetapi hanya dijadikan masukan. Keputusan harus tetap diambil berdua. Noted Father ^_^


Day 2: Kehidupan setelah menikah, Mengolah keuangan

Sesi pertama adalah kesaksian dari pasutri yang telah menikah selama 41 tahun. Mereka menceritakan bagaimana mereka bertemu, pacaran, lalu memutuskan untuk menikah. Lalu mereka cerita kalau selama 41 tahun itu tidak selalu berjalan mulus. Ada aja hal-hal yang menguji perkawinan tersebut. Mereka juga memberikan saran-saran tentang bagaimana melalui "badai" pernikahan. Intinya ya tetap satu, CINTA.
Kalian saling mencintai, mengasihi, maka dari itu harus dapat meminta maaf bila salah, dan terlebih lagi, kalian harus dapat memaafkan.

Sesi kedua adalah keuangan. "Uangmu uangku, uangku ya uang-MU!" Intinya kita harus saling terbuka mengenai pemasukan dan pengeluaran masing-masing. Kita juga harus punya neraca keuangan, supaya tidak minus pemasukannya. Kalau selama ini gaji kita cuma dipake untuk foya-foya, sekarang harus mulai ngerem. Karena apa? karena sekarang kita harus mikir cicilan rumah / biaya kontrak, biaya air / listrik / keamanan / kebersihan, biaya belanja bulanan. Juga kita harus punya tabungan, terdiri dari tabungan untuk anak, tabungan untuk biaya tidak terduga, dan biaya hari tua yang tidak boleh diambil *langsung merasa tertekan >_<*

Untung pembicara mengingatkan tentang "HAPPY HOUR", dimana kita harus selalu happy dalam menjalani pernikahan. Jangan terlalu keras bekerja lalu lupa untuk happy-happy sama keluarga.
Uang adalah sarana, bukan tujuan.

Day 3: Panggilan menjadi orang tua, Seksualitas, Keluarga berencana alamiah
Hari ketiga dimulai dari jam 7 pagi s/d jam 3 sore. Capek? Pastiiiiiiiiii
Tapi untungnya pembicaranya seru.

Sesi pertama adalah panggilan menjadi orang tua. Pembicaranya kali ini adalah seorang psikolog yang juga ibu dari 2 orang anak. Wah disini pembicaranya pinter bercerita, beliau cerita perjalanan dia dari kepengen banget punya anak, keguguran 2x, sampai akhirnya bisa punya anak. PS. air mata saya menetes sedikit karena terharu (hiks).

Lalu ia juga cerita kalau mendidik anak harus sejak anak itu di dalam kandungan. Believe it or not, sifat-sifat anak dibentuk dari cara kita berperilaku saat anak itu masih di dalam perut. Karena udah keguguran 2x, pas mengandung anak pertama, si ibu rajin banget berdoa, lalu juga bilang ke anaknya supaya kuat, "tekatmu harus kuat, nak" katanya. Akhirnya apa? akhirnya si anak ini lahir menjadi pemberani. Walaupun perempuan, anak ini lincah, berani maju, dan tekatnya kuat kalau ingin meraih sesuatu. Berbeda dengan anak kedua, dimana pada saat di dalam kandungan, si ibu suka malu kalo disuru tampil karena perutnya sudah gendut besar. Akhirnya si anak ini lahir menjadi pemalu. Kalau disuru maju ke depan kelas dia gak berani bahkan sampe nangis. So, tolong diperhatikan tuh yang saya garis bawahi diatas. Anak bisa merasakan, mendengar, dan mencontoh perilaku si ibu sejak anak tsb masih dikandungan.

Sesi kedua adalah tentang seksualitas. Dari yang matanya merem-merem ngantuk langsung pada melek dan duduk tegak. hahaha. Pertama-tama dijelaskan maksud dari Tuhan memberikan kita kelamin yang berbeda dan hasrat seksual, yaitu agar hubungan suami istri semakin erat, dan juga untuk reproduksi. Lalu dijelaskan anatomy perempuan dan laki-laki.. pake gambar medis tentunya! Ada yang senyum-senyum, ada yg ngikik-ngikik pas dijelasin. Soalnya lengkap bo, sampe fungsi-fungsi apa yang "enak" =P. Satu hal nih yang paling penting:
Lelaki jangan menjadikan wanitanya objek, melainkan subjek. Maksudnyaaaaa, jangan maen enak sendiri, harus sabar karena wanita memang lebih lama "panas"nya. Kalau bisa sampe ke puncaknya berdua yah.
hihihihi... lalu dikasih trik-triknya lohh sama si dokter. Tetapi yaaa tetep lah pakai bahasa medis jadi tidak vulgar. Terserah otak masing-masing deh yang melanglang buana hahaha..

Sesi ketiga. KBA. KB yang alamiah.
Ternyata caranya macem-macem ya bo. Dari yang paling mudah, hitung tanggal, lalu hitung suhu badan (ribettt), dan lihat lendir (eeeuuhh). Caranyaa.. cari sendiri dah di internet, males saya jelasinnya hahaha.
Kalau dari kacamata gereja, roh itu sudah ada sejak sel telur bertemu dengan sperma, yaitu kurang lebih 5 hari sejak berhubungan. Kalau dari kacamata kedokteran, roh itu sudah ada sejak sel telur dan sperma yang sudah menyatu nempel di dinding rahim, yaitu kurang lebih 8-10 hari sejak berhubungan. Jadi... kalau mau aborsi karena telat mens, itu sudah membunuh namanya. Biasa orang baru sadar telat mens kan kalo udah 2 minggu lebih yaa. So, if you do abortion, you killed one of God most amazing creatures, human being!

Selesai sesi ketiga ini dibuka sesi tanya jawab. Yang tanya buaaaaanyaaaaaaaakkkkk sampe waktunya gak cukup. Beberapa pertanyaan yang saya ingat (sekalian nyatet melalui blog supaya gak lupa), saya posting di postingan berikutnya yaa (yang ini uda kepanjangan bo).

Setelah 3 hari full menjalani KPP, kami semua terima sertifikat.
Horeee saya officially boleh nikaaaaah ^_____^

dan yang paling pentingnya...
Saya merasa makin cinteeeee sama si abanggggg *blush*

Maap ya kalo ada yang muntah baca kalimat diatas. Namanya juga orang lagi mo nikah, dunia serasa milik berdua, kamuuuuuuuuu (ya kamuu yang baca) lagi ngontrak di dunia kami =D

5

Beauty is bought by judgement of the eye

Posted on Wednesday, June 13, 2012

Waktu saya SMP 2, si kanan tau-tau udah 2, si kiri 0
Waktu saya SMA 1, si kanan jadi 3, si kiri jadi 0.5
Waktu kuliah, si kanan 3.5, si kiri jadi 1
Waktu mulai kerja, si kanan tetep 3.5, si kiri juga tetep 1
Setelah kerja 2 tahun, si kanan tetep 3.5, si kiri juga tetep 1,

tapi....

si kanan nambah silinder 0.5 dan si kiri silinder 0.25   huaaaaa.. Y__Y

Itu lah perjalanan mata saya dari awal sampe sekarang *maap ye kalo gak penting*.

Dulu kalo hanya minus tanpa silinder bisa dibantu softlens doang, tapi sekarang sejak ada silinder kalau baca / nonton rada blurr.. Karena saya gak seneng pake kacamata, jadilah saya sehari-hari tetep pake softlens, dan hanya waktu baca / di depan komputer aja pake kacamata.

Nah si softlens ini biasanya setiap jam 7 atau 8 malem pasti kering.. keset matanya..  dan tetesan mata does not help.

Lah nanti pas hari H gimandang dong bo? Saya start make up jam 3 pagi, dan acara kan sampe jem 10-11an malem yak. Gak lucu kalo saya harus merem-merem gara-gara softlensnya kering. Ato malah gak sengaja kucek-kucek mata trus jadi mata panda gara-gara eye liner meleber... (meleber itu bahasa indonya apa ya?) Kemarin pas test make up aja mata udah rada-rada gak enak dan sempet meneteskan air mata karena perih, hiks.

Terus saya gak sengaja nemu di blognya The Naked Traveler. Artikelnya sih tentang penggunaan softlens waktu travel, softlensnya mengandung oksigen yang bisa bertahan lama tanpa rasa kering. Waah menarik nih. Terus kemarin pas bf beli kacamata saya tanya-tanya:

Saya : Mbak, softlens yang beroksigen itu ada gak?


Mbak : Ada *sambil nyodorin 2 tipe dan 2 merek softlens*


Saya : Bedanya apa nih mbak?


Mbak : Yang ini 2 mingguan (mereknya sama dengan yang udah saya biasa pakai bulanannya), dan yang ini 1 bulanan (mereknya sama dengan artikelnya Naked Traveller).


Saya : Ohhh, harganya berapa?


Mbak : Yang 2 mingguan 250rb / 3 pasang. Yang 1 bulanan 325rb / 3 pasang


Saya : oohh, ( -_- )

Mahal amiiiiiit, biasa saya beli cuman 160 rb yang bulanan hu hu hu T__T.
Kan saya kanan kiri minusnya beda ya bok, berarti saya harus beli 2 box, which is 650 rb aja gituuuuu.. haiiiiiz. Yang 2 mingguan saya gak mau soalnya pernah coba waktu dapet promo gratisan dan tetep kerasa kering setelah lama pakenya.

Saya : Mbak kalo yang untuk memperbesar bola mata ada gak?


Mbak : Ada *sambil ngasih brosur*

Saya : Harganya berapa mbak?


Mbak : ..... *nyebutin haga tapi saya lupa. kayaknya 150rb-an / 1 pasang*
Saya : oohh, ( -_- )

Mamiii kok ini mahal jugaa?

Huftt... mau softlensss... *kedip-kedip mata, lirik bf*


Softlens untuk memperbesar mata